Home / Area Bandung / Paripurna Usulkan Nama Pimpinan
FOTO BERSAMA : Calon Pimpinan DPRD Kabupaten Bandung gelar foto bersama usai melaksanakan rapat paripurna pengusulan nama-nama calon pimpinan DPRD dan Fraksi Papol terpilih

Paripurna Usulkan Nama Pimpinan

SOREANG – Setelah dilantik pada Senin, 26-Agustus 2019 lalu, semua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung periode 2019-2024. Menggelar rapat paripurna untuk mengusulkan nama nama unsur pimpinan DPRD dan Fraksi di Masing masing Parpol.

Calon Ketua DPRD Kabupaten Bandung dari Partai Golongan Karya Sugianto mengatakan, sesuai aturan perundangan yang berlaku, setiap parpol di DPRD memang bisa membentuk fraksi mandiri jika memiliki anggota minimal sama dengan jumlah komisi yang ada. Dalam hal ini, DPRD Kabupaten Bandung kali ini juga masih akan memiliki empat komisi seperti periode sebelumnya.

”Alhamdulillah periode kali ini semua parpol di DPRD Kabupaten Bandung memiliki fraksi mandiri. Hal itu tak lepas dari jumlah anggota yang mencukupi dan sesuai dengan aturan untuk membuat sebuah fraksi,” katanya saat ditemui usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Bandung, Selasa (10/9).

Menurutnya, anggota DPRD periode 2019-2024 dipastikan tak lagi memiliki fraksi gabungan. Kali ini seluruh partai politik memiliki fraksi sendiri karena memiliki paling sedikit empat kursi atau sama dengan jumlah komisi yang ada di DPRD Kabupaten Bandung. ada delapan parpol yang lolos ke DPRD Kabupaten Bandung pada pemilu legislatif 2019 lalu. Mereka adalah Partai Golkar dengan raihan 11 kursi, PKS 10 kursi, Gerindra 7 kursi, PDIP 7 kursi, PKB 6 kursi, Demokrat 5 kursi, Nasdem 5 kursi dan PAN 4 kursi.

Selain penentuan fraksi, rapat paripurna tersebut juga menentukan usulan unsur pimpinan DPRD Kabupaten Bandung yang akan diajukan ke Gubernur Jabar. Sebagai parpol dengan raihan kursi terbanyak, Golkar kembali berkesempatan mengajukan kadernya sebagai calon ketua yang kali ini jatuh pada Sugiyanto.

Selain Golkar sebagai ketua, unsur wakil ketua juga tidak mengalami perubahan. Sebagai tiga perpol lain yang meraih kursi terbanyak, PKS, Gerindra dan PDIP masih akan menduduki posisi tersebut.

Sugiyanto menjelaskan, PKS mengusulkan Wawan Ruswandi sebagai calon wakil ketua DPRD Kabupaten Bandung. Wawan akan menggantikan wakil ketua dari PKS pada periode sebelumnya, Jajang Rohana yang pada pileg lalu lolos menjadi anggota DPRD Jabar.

Sementara itu PDIP masih mengusulkan muka lama untuk menduduki jabatan wakil ketua yaitu Hen Hen Asep Suhendar. Begitu pula Gerindra yang kembali mengusulkan sang Ketua DPC, Yayat Hidayat.

Sugiyanto menambahkan, usulan unsur pimpinan tersebut akan segera disampaikan ke instansi terkait di Pemkab Bandung untuk diteruskan ke Gubernur Jabar. “Setelah terbit SK dari gubernur, maka akan dilakukan pengukuhan dan pengambilan sumpah jabatan unsur pimpinan DPRD Kabupaten Bandung definitif,” ucapnya.

Dengan sisa waktu yang ada di tahun anggaran 2019, Sugiyanto berharap SK tersebut segera turun sehingga pihaknya bisa segera membentuk alat dan kelengkapan DPRD. Dengan begitu para wakil rakyat bisa segera bekerja untuk merealisasikan aspirasi masyarakat yang diterima saat kampanye.

”Yang paling mendesak saat ini bagi kami adalah pembahasan arah kebijakan anggaran dan pembahasan RAPBD 2020. Namun dengan sisa waktu yang ada, kami optimistis bisa menyelesaikan RAPBD sesuai batas waktu pada November 2019,” pungkasnya.(rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *